Webinar Virtual Assistant Bersama Aksa Academy
Setelah sebelumnya berhasil mengadakan webinar LinkedIn Optimization bersama Selangkah Agency, kali ini Yayasan Anak Kopi Gayo bekerja sama dengan Aksa Academy mengadakan webinar lainnya. Dengan judul “VAKICKSTART - Your First Step to Becoming a Virtual Assistant and Remote Worker”, kami mengenalkan lebih dalam tentang profesi yang sedang tren saat ini.
Webinar Bersama Aksa AcademyWebinar hasil kerja sama antara YAKG dan Aksa Academy berlangsung dalam waktu dua hari, yaitu di tanggal 17 dan 24 Februari 2025. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan tren pekerjaan remote yang sedang berkembang pesat, khususnya Virtual Assistant (VA). Kegiatan ini diikuti oleh 34 peserta dari 23 kota di seluruh Indonesia.
Sebagai narasumber utama, Dewi Fadhilah, membagikan wawasan dan tips praktis seputar pekerjaan yang sedang tren ini. Yaitu:
Persiapan menjadi seorang Virtual Assistant professional
Jenis layanan yang dapat ditawarkan kepada calon klien
Cara membuat portofolio yang menarik dan profesional
Strategi menemukan klien dan membuat pitch deck
Para peserta juga diminta untuk mengisi worksheet mandiri. Tujuannya agar peserta dapat mengidentifikasikan layanan yang paling relevan dengan keahlian mereka.
Rahmah Fadritawati, selaku CEO YAKG, juga turut menyumbang pengalaman karirnya yang dimulai dari karyawan kantoran. Setiap Senin sampai Jumat harus bekerja mulai pukul 09.00-17.00 WIB. Hingga pada akhirnya memutuskan untuk switch career menjadi remote worker di organisasi internasional atau NGO.
Memang bukan suatu keputusan yang mudah. Mengingat perannya yang juga sebagai seorang ibu dari dua anak yang tinggal di desa terpencil, jauh dari pusat kota yang ramai. Kendati demikian, pergantian karir ini justru memberikan banyak peluang baru yang belum pernah terpikirkan sebelumnya melalui pekerjaan jarak jauh.
Dan kalau seandainya saja keputusan itu tidak diambil, mungkin YAKG belum berdiri sampai sekarang. Tidak ada yang salah dengan mengganti karir dari pekerja kantoran ke remote worker yang lebih fleksibel. Mungkin saja hal ini menjadi peluang baru yang lebih baik dari sebelumnya.
Hasil dari Webinar
Selain dari para peserta dan narasumber yang meramaikan kegiatan webinar ini, ada juga sumbangsih dari beberapa orang. Yaitu Anggi sebagai moderator yang memimpin acara, dan juga Pipi sebagai asisten sorot.
Kerja sama antara YAKG dan Aksa Academy ini ternyata membuahkan hasil yang positif. Dimana mayoritas pesertanya adalah perempuan (87.5%) dengan rentang usia 35-40 tahun, dan memiliki pendidikan terakhir S1.
Berikut penjabaran hasil surveinya:
Sebanyak 23 peserta menyatakan “sangat puas”
Sebanyak 9 peserta menyatakan “puas”
Sebanyak 24 peserta menyatakan bahwa materi dan topik yang disampaikan “sangat baik”
Sebanyak 25 peserta menyatakan bahwa materi yang diberikan “sangat relevan”


Pihak YAKG berharap dengan mengadakan webinar online seperti ini dapat membuka mata dan menambah pengetahuan terkait Virtual Assistant yang mungkin masih awam di kuping banyak orang. Lebih baik lagi bila ada peserta yang tertarik mengganti karirnya menjadi seorang VA dengan sistem kerja jarak jauh.
Sesuai misi YAKG: “memberikan akses dan dukungan nyata bagi anak-anak petani kopi agar memperoleh kesempatan belajar yang lebih baik”, Rahma Fadritawati, berharap agar kegiatan seperti ini dapat meningkatkan semangat pemberdayaan dan peluang kerja baru bagi mereka semua.
Tak hanya itu, YAKG juga terus membantu para perempuan dan anak muda Gayo untuk mengembangkan bisnis kopi mereka ke skala internasional yang lebih besar dan luas. Tentu dengan membantu menghubungkan mereka dengan para pengusaha lokal dan internasional.
Apakah Anda salah satu orang yang ingin membantu memberikan dampak nyata untuk masyarakat Gayo? Bergabung bersama kami dan ikut terlibat dalam misi menanam kebaikan yang akan tumbuh menjadi masa depan lebih baik baik lagi.